The End of Solomons Perjury - Dunia Yaya

Jumat, 03 Februari 2017

The End of Solomons Perjury

Apa alasan harus tetap hidup?. Itu tidak ada orang yang tahu. Orang tidak hidup berdasarkan alasan.hidup itu dipenuhi dengan kemungkinan yang tidak kita ketahui. Cobaan silih berganti. Momen bahagia maupun sedih. Semua orang hidup seperti itu. Adakalanya kita akan goyah, tapi adakalanya menangguhkan kita. Terkadang kau berharap bisa menyendiri di pulau terpencil. Kau juga menantikan guyuran ombak. Tapi itu kurang sempurna. Jika kau meninggalkan dunia dengan pergi begitu saja dengan pesimis, kau salah. Kau meninggalkan dunia dengan jawaban yang salah. Kau hanya mematikan potongan musim intro yang paling indah. Kau Tak bisa melihat pepohonan berbunga indah karena hujan. Hidup yang kai bangun hanyalah kegelapan, seperti kamar tanpa lampu. Kau bisa mengubahnya. Kau bisa menjadi lebih baik. Jadi kau salah. Aku ingin memberitahumu ini. Sekarang musim semi datang. Aku kehilangan ayah dan ibuku di musim dingin. Aku juga kehilangan ayahku lagi di musim Dingin. Tapi Dalam hidupku, musim semi datang. Salju meleleh dan pepohonan tumbuh. Udaranya Segar dan anginnya terasa sejak. Jadi aku sama sekali tidak menyerah. Meski dunia seperti ini. (Ji hoon said, Solomons Perjury).

The end........
Anneyong haseyo. Drama keren ini mah. Banyak pelajaran dan nilai yang didapat: persahabatan, kehidupan, optimistic, idealism, psikologi, education, law, dan empati. Ahhh... Proud of them. Daebak siswa2 SMA Jeongguk. Ji Hoon dan So Woo tetap yang terbaik. #drakor#solomonsperjury#jihoon#sowoo#ending

Tidak ada komentar:

Silahkan tinggalkan komentar