Hari Baper - Dunia Yaya

Sabtu, 15 Juli 2017

Hari Baper

Akhir-akhir ini kata wafer, eh salah laper.. eh salah lagi... baper masih mewarnai persosmedian. Bukan hanya .kaum wanita tetapi juga kaum pria. Bukan hanya remaja tetapi bahkan emak-emak pun dibikin baper. Lho, emangnya kenapa sih?. Jika anda sering berselancar di sosmed tentu saja paham, apa yang menjadi tema baper akhir-akhir ini. Namun jika anda jarang berselancar di sosmed, nih.. saya sampaikan kebaperan apa yang terjadi :D #apasih

*Baper Part One*
Adalah baper saat penyanyi cantik  dengan suara merdu yang khas :Raisa" tunangan. Dunia persosmedian pun mendadak heboh. Harstag pun semakin banyak ada #patahahati lah #indonesiaberduka lah apalah..apalah... intinya, banyak yang baper karena artis pujaan hati tunangan. Banyak cowok-cowok yang pernah bermimpi menggandeng Raisa pun menjadi baper. Cewek-cewek yang juga mengidolakannya jadi baper sang idola sudah jadi milik orang. Foto Raisa pun berseliweran, harstag pun semakin banyak. curhat baper pun merajai sosmed. dan dijadikanlah hari itu menjadi hari baper nasional alias hari berduka nasional. hahahahaha.........

*Baper Part Two*
Baper Tingkat Nasional (katanya)
Kamu pernah nonton drama korea? atau jangan-jangan kamu salah satu penggemarnya? atau anda adalah k-popers? hayoo.. ngaku aja... sayya pun begitu kok :D. Nah, kalaupun kalian bukan penikmat drama korea, paling tidak seringlah dengar teman sekitar cerita tentang drama korea. dan yang paling heboh sering diceritain adalah aktor dan aktris korea yang terkenal imut, cantik, awet dan bening. Minimal sekelas Kim So Hyun, Song Joon Ki, dan Lee Min Ho tahulah. ketampanannya telah menembus seluruh asia bahkan seluruh dunia dengan khas wajah asia yang sipit, putih dan awet (kayak pakai formalin ya, hahahhaha.....). Nah baper kedua ini muncul dari pemberitaan pernikahan sepasang artis korea yang sangat terkenal di akhir oktober nanti. Song-Song Couple. siapa sih yang nggak tahu mereka berdua?. apalagi semenjak drama mereka yang terbaru "Descendant of the Sun", mampu menarik perhatian banyak orang karena ceritanya yang unik mengangkat perjuangan 2 jenis pekerjaan yang sama-sama banyak berbakti untuk negeri tapi masih kadang dilupakan "tentara dan dokter". Dan yang lebih membuat banyak yang suka dengan drama ini adalah karena dibintangi oleh 2 orang artis korea yang terkenal cantik dan cakep "Song Hyo Kyo" dan "Song Joong Ki". Masih belum kenal mereka?. hmmmm.... sini sayya beritahu :). Song Hyo Kyo sangat populer sekitar tahun 2000-an saat membintangi drama "Full House". Itu loh drama yang masih banyak diceritakan hingga saat ini. drama korea terbaik sepanjang masa. Sedangkan Song Joong Ki mulai terkenal saat membintangi sebuah Film "a Werewolf Boy", kemudian drama yang sukses membuat banyak yang gagal move on yaitu "Bad Guy" atau lebih dikenal "The Innocent Man". Sudah tahu kan...?. Ehh, belum tahu juga? waduhhh.... cari tahu aja sendiri ya... googling aja :D.

Baper tingkat Internasional (bede')
Kembali ke laptop. Nah, efek dar drama DOTS yang mereka berdua bintangi, membuat banyak bias yang menjodoh-jodohkan mereka, mendoakan mereka beneran bisa bersama, dan katanya belum move on dengan Chimestry mereka berdua. Akhirnya, doa itu pun kesampaian. Terdengarlah kabar rencana pernikahan kedua Song ini oleh kedua agency masing-masing. Gemparlah para k-popers,galaulah para fans, bersoraklah para bias, meranalah para penghayal, dan baper pun melanda. Sosmed mendadak jadi penuh foto kedua song. Status pun berisi banyak harztag song. Berita pun viral, suhu baper pun meningkat. Dilantaiklah hari itu menjadi hari "Baper Internasional". Hahahaha...... kamu termasuk salah satunya??.

*Baper Part Three*
Ini bukan melanda orang awam. Tapi ini lebih garang lagi. Bagaimana tidak, pengukuhannya menjadi "Baper Dunia Akhirat". Hayooo.. apa yang lebih dari itu?. Apaan sih sampe segitunya. Nggak sampai di dunia aja bapernya, tapi sampai ke akhirat. Emangnya berita apaan sih?. Nih, sayya kasi tahu hehehhe... Tahu kampus ITB? ya tahulah kalau anak indo kekinian. siapa sih nggak tahu kampus elit para intelektual itu?. Pernah ngmpi jadi mahasiswa situ nggak? ya iyalah.. cuma sebatas mimpi aja, nggak pernah kesampaian hahahahha #upssss. Nah, ini tentang salah satu mahasiswa dari kampus itu. Tahu anak Teknik? ya tahulah.. identik dengan gaya acak-acakan, gondrong, sembraut, sering adu jotos #ehhhhhhh dan mngkin jauh dari kesan kalem dan alim. Tapi akan beda halnya jika seorang anak teknik dari kampus elit menjadi seorang imam mesjid dengan suara merdu, dan ternyata juga seorang hafidz. Wuiihhh.... gimana nggak banyak yang klepek-klepek kalau begitu?.  Bukan hanya mereka yang awam aja, tetapi juga melanda para emak-emak, bahkan para akhwat-akhwat. wuihhh.. dahsyat bener nih efeknya. Dimulai dengan beredarnya undangan shalat subuh plus akad nikah sang hafidz, susah sukses membuat banyak menjadi galau. Apalagi seiring matahari semakin meninggi, foto pernikahan sang hafidz semakin banyak beredar, baper pun meradang. status pun berseliweran. Patah hati pun banyak diceritakan. Buka Fb iya, Wa iya, BBm iyya, IG iyya.mungkin sosmed lainnya sama saja. Dan tak tanggung-tanggung, bahkan akhwat kelas kaliber pun banyak yang ikutan posting status galau. Wuihhh.. dahsyat bener.... harstag #baperduniakahirat pun semakin gencar. alamakkkk..... Sebenarnya, banyak juga sih yang nyinyir melihat berita baper bertebaran. Bilang akhwat genitlah, apalah..apalah.... hmm... termasuk saya yang buat status tentang itu pun tidak lepas dari kecurigaan "lagi baper". aduhhhhhh.......

Dengan status begitu, masih juga memancing kecurigaan banyak orang untuk menjudge bahwa saya pun masuk dalam kawanan orang-orang baper. Dan mungkin saja saya sudah dimasukkan dalam kategori "akhwat genit" atau "akhwat lupa ngaca". Hahaha.. kalau diambil hati sih emang bsa mengundang emosi jiwa. Meski mencoba mengklarifikasi dan melakukan justifikasi, tetap saja anggapan kalau saya masuk dalam barisan "baperiyyun" masih ada. Malah kalau menjelaskan malah dibilang ngeles. Ah, sudahlah. emang serba salah kadang menjelaskan sesuatu kepada orang yang nggak mau dengar penjelasan :D.

Baper Tingkat Dunia Akhirat (Kade')
Menurutku, berbagai fenomena dan label baper-aper seperti diatas itu akan banyak disemarakkan orang dengan berbagai alasan. Tak semua loh, yang membuat status tentang baper-baper itu juga masuk dalam barisan. Bisa jadi mereka hanya turut meramaikan. Seperti kata Dian Sastro "Pecahkan saja gelasnya, biar ramai". Atau bisa jadi ada yang buat status karena ingin mencari tahu. Atau bisa jadi ada yang ingin mengkritisi, atau ada yang ingin memberi opini. atau memang karena ingin menuangkan uneg dan perasaan  baper yang dirasakan. Nah, alasannya nggak semua sama kan?. Tapi yah gitulah, sekuat apa mencoba menjelaskan, belum tentu semua orang menerima hehehehe.... sini sayya jelaskan dari sudut pandang saya pribadi tentang fenomena ini. 

Menyukai sesuatu, atau ngefans akan sesuatu atau orang atau apalah, harusnya dilakukan dengan batas kewajaran. Yang masih membuat kita bisa berpikir normal dan membuat kita tampak normal. Emangnya ada yang nggak normal?. Yuppp.... menurutku ada. Sampai ngefansnya sama sesuatu, dijadikan background seluruh barang kepunyaan, hp, kamar, lantai, kulkas, dll. saking sukanya warna pink, nggak mau beli sesuatu kalau bukan warna pink. waduh, begini sudah parah nih. ini namanya deskriminasi warna wkwkwkwk.... yg rugi kan kita sendiri. Nggak bebas menentukan pilihan barang. Nah, yang parah kalau ngefans sama seseorang. Fans sama Raisa, lag yang ada di hp, laptop yang diputer siang malam ya lagu Raisa aja. Diulang saja sampai bodo #ehhh.... Kalau ada iklan yang Raisa, langsung deh jadi konsumen. Ada cara yang Raisa, dibela-belain semua jadwal di cancel. Gaya bicara ala Raisa. Gaya Nyanyi ala Raisa. Kesukaan ala Riasa. Haters selain Raisa. Cari berita apa saja tentang Raisa. Bahkan semua biodata, aktivitas, kebiasaan Raisa semua mau diketahui dan diikuti. Bahkan ada yang nyari pasangan yang harus mirip Raisa. Alamakkkkk.... ini mah sudah setengah jiwa eh, setengah waras namanya. Dan yang lebih sakit jika lagi kalau sampai membesarkan imajinasi untuk memiliki Raisa atau ingin bersanding dengan Raisa. ckckckck....... delusi tingkat dewa ini mah. Begini nih yang sudah setengah.... setengah namanya #upss....

Statusku di fb
Sama Halnya dengan bagi yang nge-fans dengan Song Joong Ki yang nggak rela banget si doski menikah. Atau fans Song Hyo Kyo yang nggak rela dewi cantiknya bakal digandeng orang. Heyyy.... Sadar dong. Emangnya situ sopo sampai nggak rela mereka menikah? yang menikah kan mereka, duit duit mereka, feel ya feel mereka. Fans, suka, boleh saja. Tetapi jangan keterlaluan. Sampai pakai acara nggak rela segala kalau menikah. baper?, aih... boleh sih, tapi yang pantas aja. Jangan kebawa mimpi, atau kebawa kekeadaan diri sampai nangis atau apalah. Cukup bapernya kalau emang baper sampai di status aja. Lha wong smpai nunggu tahun berapapun, apa iyya Joong Ki  atau Hyo Kyo mau melirik kita?. Eh, yang wajar ajalah. Sampai membenci, sampai nyebar ketidaksukaan, sampai nangis-nangis, sampai teriak-teriak kalau ada. Heyyyy.... sadar... Nangis darah pun, belum tentu kamu bisa mendapatkan dia. Ngimpi sih boleh, tapi jangan kelamaan hehehehe... #peace

Nah, yang lebih tinggi tingkat bapernya sampai akhirat nih, hayo.. alasannya apa sampai ada label gitu?. Apa karena Muzammil adalah seorang Hafidz yang insya Allah pahala dan keberkahannya hingga dunia akhirat, makanya yang lagi patah hati bilangnya baper dunia akhirat?. Heyy.. nggak usah menyangkali deh, kamu juga baper kan? tuh statusmu aja begitu. Hmmm.... sayya perlu meluruskan yah. Lagi-lagi saya hanya turut meramaikan viral. just be happy. "Suka" sama muzammil?. Iyya. Dalam tanda kutip loh. Sukanya karena suaranya merdu. Simpatik?. Oh ya. Karena dia meski anak Teknik dengan aneka tugas besar, tetapi masih bisa menjadi seorang Imam Masjid plus hafidz. ini lumayan unik. Fans?. Tunggu dulu, kalau masalah fans ma hafidz, saya lebih nge-fans ma hafidz muda asal Amerika: Hamzah Elhabashy. Meski suaranya tak seindah Muzammil, tetapi lebih unik menurutku. Jadi nggak banget-bangetlah nge-fans. Hanya sekedar suka saja. Nggak pernah berharap punya imam kayak gitu?. Siapa sih yang nggak kepengen?. Saya yakin hampir semua wanita muslimah mendambakan imam dalam rumah tangga seperti itu. Lantas?. Iya sih mau, tetapi..... 1). dia siapa kita siapa?. kenal aja nggak. ketemu aja nggak. dilirik aja belum tentu. menawarkan diri aja belum tentu keterima. Dia hafidz, loh kalau kamu? aku? apa sudah sepadan?. 2). Berharap boleh aja tapi yang pantas aja. yang mungkin aja. Ngimpi boleh aja tapi jangan ketinggian mimpinya. Fans boleh aja. suka boleh aja. berimajinasi boleh aja, berdelusi boleh aja. tetapi yang sepantaran, yang waras aja, yang mungkin aja. Bukankah jodoh adalah cerminan diri?. Kalau dia seorang hafidz beberapa juz, lalau anda dah hafal berapa juz juga?. Jangan-jangan ngajinya aja belom lancar. Jangan-jangan makharujul hurufnya aja masih berantakan. Situ masih PeDe berhalusinasi?. 

Salah satu meme efek pernikahan Muzammil
Nah, kalau karena statusku yang bersifat guyonan dibiang sayya lagi baper juga karena muzammil menikah. Hellloooo.... sayya? mau galau begitu?. Nggaklah.... sejak awal memang nggak fans-fans amat. Trus emang nggak pernah membangun delusi. Nggak pernah mau berhalusinasi. Kalau dia mau menikah, ya menikah aja, alhamdulillah, dia mendapat wanita sholehah yang sepantaran dengan dirinya. Saya masih waraslah nggak harus nangis-nangis. Saya masih waraslah nggak lebay buat status sakit hati. ckckckck... saya masih biasa aja meskipun jadi penggemar seseorang. Dan emang kan nggak boleh terlalu mengidolakan manusia kecuali Rasulullah. Apalagi sampai mengkultuskan. Dan bagi para wanita yang mungkin terjebak dalam situasi itu, ingatlah... "jangan menghabiskan waktu memikirkan orang yang belum tentu berjodoh denganmu. Dan jangan menangisi seseorang yang meskipun masih sendiri belum tentu pun mau memikirkan kita. melirik aja kagak". :D. Intinya... BIASA-BIASA SAJA.... YANG WARAS AJA....

Dan Bagi yang rajin membaca status orang. Dibaca dulu, jangan langsung menjudge. Bisa jadi itu hanya candaan. Bisa jadi itu hanya turut meramaikan. Jangan cepat menjudge "akhwat genit" atau "akhwat centil" atau "akhwat memalukan" atau label-label lainnya. Mungkin memang membuat status meramaikan akan menimbulkan banyak prasangka. Mungkin memang turut andil meramaikan viral terkesan jadi lebih gimana gitu dari yang awam. Tetapi tidak semua yang membuat tulisan itu masuk dalam kawanan para "Galauers" atau para "Baperiyyun". Insya Allah masih banyak muslimah yang tetap kokoh mempertahankan diri dari ikut-ikutan galau yang yang kurang waras #upppsss.

Palopo, 16 Juli 2017. 22.21 p.m.

Tidak ada komentar:

Silahkan tinggalkan komentar