Langsung ke konten utama

Terukir sejarah bersama kalian....

  
Anak As-Sami' yang slalu ceria
Di sela rasa mumet, puyeng dan capek yang mendatangi. Sejenak berhenti dan melihat diri. oh no... ternyata sudah seharian depan lepi, dan sudah seharian juga blom makan. Tadi cuma sempat makan cemilan dan minum susu. itupun cuma sedikit. zzztttt... untung nggak ada yang tahu, terutama teman-teman yang biasa memarahi alias menasehati. kalau kyak gini nanti akan jadi gemuk nih.. yup, gemuk kayak lidi wkwkwkkw................... afwan ya tubuhku.. hari ini aku berlaku dzalim lagi :-(. Tapi semoga semua ini tidak sia-sia.. ya Rabb.. aku cuma bisa berusaha, dan ujung dari usahaku, itulah kelak taqdirku. Tapi kuharap aku bisa ya Rabb... Mudahkanlah..... 'aamiin yaa Rabbal 'alamin.

Dan di sela keinginan untuk menyelesaiakn data-data ini, teringat wajah-wajah yang kemarin selalu menghiasi hariku. merekalah siswa-siswaku. Bocah-bocah tanpa dosa, dengan keluguaan mereka, menggemaskan, kadang menjengkelkan, tapi membuat kangen juga. Alhamdulillah kalian naik kelas semua. semoga, kalian kelak masih mengingat kami guru-gurumu. dan semoga ilmu yang kami sampaikan bisa bermanfaat. 'aamiin. 

Naurah, gadis, putri, dan ziva
Aku teringat kalian. wajah yang terkadang balik menggodaku. bergelantungan di pundakku. terkadang pula mencubit pipiku. katanya "ibu itu menggemaskan, kayak kakak SMP/SMA". he..he... aya-aya wae to nak.... bahkan aku sering digoda oleh mereka, ditanya kapan menikah. hadeww.... menikah lagi..??? dan hampir tiap hari selama setahun, selalu melihat waja kalian. Pagi yang indah selalu disambut dengan senyum tulus kalian. Berlarian ke arahku untuk salaman. atau saat istirahat, di sela makan bersama, slalu saja ada canda bersama kalian. walaupun jadi polisi menjaga kalau-kalau ada yang tidak makan, atau malas makan, atau yang tidak mau makan sayur. aku rindu kalian........ 

Suasana tahfidz & iqra' tiap pagi
Tahun ajaran selanjutnya tidak ada lagi naurah, putri, gadis, fela, faiz, aby, reza, fadel, gita, hersa, syalman, oksya, chicha, rahman, faiz, ananta, nisa, sasa, isti, arul, dll. semua berganti.... semoga ada naurah baru yang rajin menemaniku, ada aby yang rajin tersenyum jika kugoda, ada chica yang lembut, ada oksya yang melatih kesabaran. insya Allah...... Namun, kalian telah melukis suatu sejarah dalam hidupku... sejarah yang mengajarkanku lebih dekat dengan dunia kalian.

Makassar, 1 Juli 2013.
#masihdalamedisibersemedi.com

Komentar

  1. Saya tau lhoooo siapa yang belum makan yang bener dari pagi..
    Itu sama aja bisa mengundang sakit magh datang bersilaturrahim..
    Huwaaaaa....='< >_<

    BalasHapus
  2. bukan ngundang lg, tp emang maag-nya dah bertamu tuh wkwkwkkw :D

    BalasHapus
  3. Huuuu,tuh kan maghnya udah nyelonong bertamu..
    Suruh cepat minggat gih tamu maghnya, kalau perlu usir pakai sapu lidi..=D

    BalasHapus
  4. lidi ngusir lidi?
    sama aja jeruk makan jeruk ha..ha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih bermesraan ya dengan tesisnya..
      Jadi iri...=D

      Hapus

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluarga Elhabashy

Tahu kan ya dia siapa Maryam, Hamzah, dan Mundzir Elhabashy?. Ada yang nggak kenal?. Wah harus kenalan sama dia. Sebenarnya bukan lebay atau gimana gitu. Cuma bener terkagum-kagum mengikuti perkembangan keluarga ini. Seperti pada tulisan sebelumnya bagaimana sosok Hamzah membuat saya terharu dan terkagum-kagum sampai saya kepo mau tahu nih anak dari mana, dan bagaimana bisa menjadi hafidz di negeri minoritas muslim dan juga terkenal dengan negeri yang anti islam. Bisa dibayangkan bagaimana menjadi muslim di negeri minoritas apalagi dengan suguhan kebebasan. Bagaimana tumbuh sosok remaja yang didik menjadi generasi Qur'ani. Keterkaguman saya semakin bertambah setelah tahu kakaknya ternyata juga seorang hafidzah (Maryam Elhabashy) dan adiknya (Munthir Elhabshy) pun bercita-cita sama dengan kakak-kakaknya. Aih... betapa bangganya orang tua mereka. Keterkaguman saya semakin lengkap dengan melihat bagaimana ayah mereka begitu perhatian dan telaten selalu ada untuk anak-anaknya. Aya

Hamzah Elhabashy

Who is He?. Mungkin masih banyak yang belum mengenalnya, bahkan mengetahui namanya. karena pada dasarnya memang dia bukanlah seorang aktor atau semacamnya yang membuat dia terkenal. Namun, sejak kemunculannya di depan khalayak pada kompetisi Dubai International Holy Quran Award (DIHQA) 2015, akhirnya sosoknya menyita banyak perhatian. betapa tidak, sosoknya memang akan mudah menarik perhatian, gaya yang mungkin tidak seperti ala seorang hafidz, rambut panjang, lebih pakai setelan jas padahal yang lain kebanyakan pakai jubah plus kopiah atau sorban, wajah imut, manis, dan cakep (hayo, siapa yang nolak kalau dia cakep? hehehehe....). Apalagi..? Karena dia berasal dari negara USA, Amerika Serikat. Bukankah Amerika serikat sudah lazim dianggap sebagai negara yang selalu anti islam, sepakat menyebut islam sebagai teroris, dan negara yang selalu saja rasis dengan islam. Disana, islam adalah agama minoritas, agama yang hanya dianut oleh segelintir orang saja. Dengan kebudayaan yang ala bar

Adab Bertamu

Momen lebaran adalah adalah waktu yang sudah menjadi tradisi untuk dijadikan ajang silaturrahim baik ke keluarga, kerbat, teman, ataupun kenalan. Bukan hanya sekedar datang bertamu, tetapi motivasi dasarnya adalah melekatkan kembali silaturrahim yang mungkin sebelumnya lama tidak terhubung, renggang, ataupun retak. Atau singkatnya disebut sebagai ajang maaf memaafkan. Meski sebenarnya meminta maaf dan memaafkan tidak harus menunggu lebaran. Acapkali berbuat salah selayaknya harus meminta maaf.  Dengan adanya moment silaturrahim tersebut, lalulintas pengunjung dari dan ke rumah seseorang akan meningkat. Maka tiap keluarga mesti bersiap menerima tamu yang tidak seperti biasanya. Hanya saja, masih ada tamu yang datang tidak menunjukkan etika yang baik saat bertamu. Bukannya membuat simpatik nyatanya membuat toxic. Kayaknya kita masih perlu belajar adab bertamu. Berikut beberapa hal yang perlu dihindari saat bertamu ataupun bersilaturrahim: 1. Tim penanya. Selalu bertanya status. "Kap