Carut-Marut Negeri Hoax - Dunia Yaya

Kamis, 02 Februari 2017

Carut-Marut Negeri Hoax

Apalagi yang belum tersisa dari negeri ini?. Kondisi yang semakin mengkhawatrkan. Persatuan yang semain retak. Tolransi yang sudah diambang kehancuran. Fitnah semakin merajalela. Kekuasaan semakin menerkam sana-sini. Pemerintah yang tak bisa memberi kepercayaan dan rasa aman untuk rakyatnya. Wakil  rakyat yang semakin rakus kekuasaan. Rakyat yang semakin menderita. Masyarakat yang semakin diprovokasi aneka wacana. Sosmed menjadi ajang unjuk pendapat, saling menghina, menjatuhkan. Bahkan agama yang dianggap bisa meneduhkan, malah dinista, dan pemukanya dihina dan ditenggelamkan. Lalu akan kemana negeri ini? apakah negeri yang damai, indah, asri, dan santun akan menjadi negeri dongeng dahulu kala?. 

Negeri yang damai sudah carut-marut, pertengkaran sana-sini. menuding sana-sini. melaporkan sana-sini. tersangka-mempersangkakan sana-sini. negeri yang indah berubah jadi negeri yang muram dengan berita memprihatinkan setiap hari. belum selesai kasus korupsi, bertambah kasus narkoba. belum seesai kasus narkoba, berdert kasus lainnya, pembunuhan, pemerkosaan, penipuan, dll. negeri yang asri malah menjadi negeri yang rusuh. rakyatnya rusuh, aparatnya rusuh, wakilnya rusuh, eh.. pemimpinnya juga rusuh. Negeri yang terkenal dengan tata kramanya, malah menjadi nnegeri dengan kicauan sumpah serapah setiap hari. di dunia nyata, dunia maya, media massa, juga media elektronik. Menista, mengolok, menjatuhkan.  Dan yang semakin parah adalah, hoax semakin merajalela. entah, manalagi berita yang benar dan mana berita yang hoax. 

Dengan kecanggihan teknologi dan informasi ternyata justru semakin memuluskan menyebarnya berita hoax. Gambar mulus diedit, tulisan mulus meyakinkan. Kalau tidak benar-benar tabayyun, kita hanya akan termakan hoax setiap hari. bukan hanya politik yang dihoaxkan, bahkan diranah agama pun, orang berani bermain hoax. Kebenaran di-hoax-kan, kebatilan pun di-hoax-kan. Mau jadi apa negeri ini? Negeri Hoax? 

Aduhai negeriku. Mengapa wajahmu makin kusam dan carut-marut? Apakah negeriku juga hanyalah negeri hoax?

Tidak ada komentar:

Silahkan tinggalkan komentar