Balada Pagi - Dunia Yaya

Selasa, 02 Mei 2017

Balada Pagi

Ombak yang berbisik
Air yang berlarian
Angin yang pelan berhembus
Mentari yang hangat bersinar
Aku menengadahkan pandanganku kesini
Ke suasana yang benar2 sunyi.
Hanya ditemani nyanyian ombak
Mungkin lagunya seirama denganku 
Pelan, merayapi dan mengalun


Tak peduli siapapun di pinggiran lait.
Apapun yang dilakukan. 
Apapun yang dibicarakan
Ombak tetap saja mengalun dengan nada yang sama.

Kupandangi semua view disini
Ada langit yang kemerahan menyemburkan cahaya mentari.
Ada lalu lalang beberapa orang bercengkrama.
Dan ada hamparan air yang luas
Sejauh mana pun dipandang tak pernah habis batasnga. 
Memandangnya pun terasa lapang


Dalamnya laut di depan sana tentu tak bisa kuukur
Namun yang tampak seperti daratan luas yang menari.

Apakah baiknya pandanganku pun seperti itu?
Harus kuluaskan
Harus kudatarkan
Harus kualunkan


Apakah semua kesedihan dan amarah kusiapkan wadah seperti ini luasnya?
Hingga aku bisa bernyanyi seperti ombak.
Pelan, berbisik, mengalun, berkejaran,berdendang 
namun tetap penuh misteri.


27 Rajab 1438 H